Category: Berita Daerah

  • Polda Metro Jaya bagikan air dan makanan untuk peserta aksi di Jakarta

    Polda Metro Jaya bagikan air dan makanan untuk peserta aksi di Jakarta

    Polda Metro Jaya bagikan air dan makanan untuk peserta aksi di Jakarta
    Personel Polda Metro Jaya membagikan air minum dan makanan ringan kepada elemen masyarakat yang sedang menyampaikan aspirasi di depan Gedung DPR/MPR dan Gedung BSI, Kawasan Medan Merdeka, Jakarta, Kamis (24/9/2026). ANTARA/HO-Humas Polda Metro Jaya.
    Jakarta (ANTARA) – Polda Metro Jaya membagikan air minum dan makanan ringan kepada elemen masyarakat yang sedang menyampaikan aspirasi di depan Gedung DPR/MPR dan Gedung BSI, Kawasan Medan Merdeka, Jakarta, Kamis.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan pembagian makanan dan minuman secara langsung kepada para peserta aksi tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam membangun komunikasi yang baik antara petugas dan masyarakat di lapangan.

    “Kami ingin memastikan penyampaian aspirasi berlangsung dalam suasana yang tertib dan nyaman. Karena itu, di sela pelayanan, personel membagikan air minum dan makanan ringan kepada peserta sebagai bagian dari pendekatan humanis,” kata Budi di Jakarta.

    Lebih lanjut, dia menegaskan komunikasi dan pendekatan humanis terus dikedepankan oleh kepolisian selama kegiatan penyampaian pendapat berlangsung.

    Dia menyebutkan seluruh personel di lapangan telah diarahkan untuk selalu menghormati hak masyarakat dalam berpendapat sekaligus tetap menjaga ketenteraman warga lainnya yang sedang beraktivitas.

    “Polri untuk demokrasi. Silakan sampaikan aspirasi secara damai dan tertib. Kami mengedepankan komunikasi dan pendekatan humanis agar penyampaian pendapat berjalan dengan baik, sementara aktivitas masyarakat lainnya tetap terlindungi,” tegas Budi.

    Dia pun menekankan Polda Metro Jaya mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis dalam mengawal rangkaian kegiatan penyampaian pendapat pada Kamis untuk memastikan kebebasan berdemokrasi berjalan beriringan dengan kenyamanan aktivitas warga.

    Menurut dia, kepolisian memandang penyampaian pendapat sebagai hak warga negara yang harus dihormati, difasilitasi, dan dilayani dengan baik.

    “Menyampaikan pendapat merupakan hak masyarakat yang harus dihormati. Polri hadir untuk memberikan pelayanan dan mengawal agar aspirasi dapat disampaikan dengan aman, damai, tertib, dan bertanggung jawab,” tutur Budi.

    Selain melayani para peserta aksi, dia juga menjunjung komitmen kepolisian untuk menjamin keamanan masyarakat yang tidak ikut berunjuk rasa, sehingga mereka tetap dapat pergi bekerja, bersekolah, dan berdagang tanpa rasa khawatir.

  • Kawal Aksi Demo Buruh, Polda Metro Kerahkan 26.386 Personel Gabungan

    Kawal Aksi Demo Buruh, Polda Metro Kerahkan 26.386 Personel Gabungan

     

    Kawal Aksi Demo Buruh, Polda Metro Jaya Kerahkan 26.386 Personel Gabungan

    Polda Metro Jaya mengerahkan 26.386 personel gabungan untuk mengawal kegiatan penyampaian aspirasi buruh pada Rabu, (24/9/2026).

    Ribuan personel merupakan gabungan dari Kepolisian, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, dan Pengamanan Dalam (Pamdal) Gedung Dewan Perwakilan Rakyat/Majelis Permusyawaratan Rakyat (DPR/MPR).

     

     

    Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat 99 kegiatan di wilayah hukum Polda Metro Jaya dan wilayah penyangga, terdiri atas 73 kegiatan penyampaian pendapat di muka umum dan 26 kegiatan masyarakat lainnya.

    Persiapan dilakukan melalui koordinasi lintas sektor dan Tactical Floor Game (TFG) yang melibatkan Polda Metro Jaya, Markas Besar (Mabes) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Komando Daerah Militer Jayakarta (Kodam Jaya)/TNI, Pemprov DKI Jakarta, serta pemangku kepentingan terkait.

    Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto merinci penempatan personel meliputi Monumen Nasional (Monas) 4.020 personel, Bundaran Hotel Indonesia (HI) 4.051 personel, DPR/MPR RI 3.663 personel, penyekatan dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) dan Forum Komunikasi Polisi dan Masyarakat (FKPMS) 8.914 personel, Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) 2.055 personel, Penegakan Hukum (Gakkum) 1.841 personel.

    Selanjutnya Siaga Markas Polda (Mapolda) 600 personel, Tim Patroli Wilayah 412 personel, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) 296 personel, Kementerian Pertanian (Kementan) dan Danantara 197 personel, Semanggi 140 personel, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) dan Pengadilan Tinggi 102 personel, patroli pengawalan unjuk rasa 62 personel, serta Pejabat Utama (PJU) penanggung jawab 33 personel.

     

     

    “Menyampaikan pendapat merupakan hak masyarakat yang harus dihormati. Polri hadir untuk memberikan pelayanan dan mengawal agar aspirasi dapat disampaikan dengan aman, damai, tertib, dan bertanggung jawab,” ujar Budi dalam keterangannya, Kamis (24/9/2026).

    Budi menegaskan seluruh personel diarahkan mengedepankan komunikasi, dialog, serta pendekatan persuasif dan humanis. Rekayasa lalu lintas juga dilakukan secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi arus kendaraan, jumlah massa, dan perkembangan di lapangan.

  • Tasyakuran Bersama The Jakmania, Kapolda: Rawat Kebersamaan, Jaga Jakarta

    Tasyakuran Bersama The Jakmania, Kapolda: Rawat Kebersamaan, Jaga Jakarta

    Polda Metro Jaya menggelar tasyakuran bersama keluarga besar The Jakmania di Jakarta, Selasa (22/9/2026). Pertemuan ini menjadi momentum mempererat hubungan kepolisian dan komunitas suporter sekaligus merawat kebersamaan dalam menjaga ibu kota tetap aman dan kondusif.

    Kegiatan dihadiri Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri, Wakapolda Metro Jaya Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono, pejabat utama, serta para Kapolres jajaran. Dari The Jakmania hadir Ketua Umum Aditya, Ketua Harian Bayu, jajaran pengurus, serta perwakilan enam Koordinator Daerah dan 66 Koordinator Wilayah dari Jakarta dan sekitarnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Komjen Asep menyampaikan terima kasih atas kehadiran keluarga besar The Jakmania sekaligus mengapresiasi komitmen suporter selama rangkaian laga Persija melawan Persib.

    Ia juga menyampaikan selamat atas kemenangan Persija serta keberhasilan mempertahankan catatan positif saat bermain di kandang.

    “Terima kasih atas kerja sama rekan-rekan The Jakmania, sejak tahap perizinan, persiapan, pelaksanaan hingga pertandingan berakhir. Semua dapat berlangsung aman, kondusif, dan lancar. Ini menjadi modal yang baik untuk kita jaga bersama,” ujar Komjen Asep.

    Menurutnya, pengalaman tersebut tidak cukup berhenti pada satu laga. Hubungan yang sudah terjalin perlu diteruskan hingga tingkat kewilayahan agar kepolisian dan komunitas suporter semakin dekat dalam membangun suasana yang tertib.

    “Saya berharap The Jakmania dapat menjadi mitra utama Polres. Polres dan Korwil di wilayah masing-masing harus terus membangun kedekatan, sehingga setiap hal dapat dikomunikasikan dengan baik sejak awal,” kata Komjen Asep.

    Peran para Koordinator Wilayah turut menjadi perhatian. Kapolda meminta mereka benar-benar mengenal dan merangkul anggotanya. Sebab, The Jakmania terdiri atas beragam usia, profesi, latar belakang, dan karakter, namun dipersatukan oleh kecintaan yang sama kepada Persija dan Jakarta.

    “Keberagaman itu harus menjadi kekuatan. Saling jaga, saling ingatkan, dan jangan biarkan ada rekan kita yang salah melangkah hingga merugikan dirinya sendiri, keluarga, maupun nama besar The Jakmania,” ujarnya.

    Komjen Asep menegaskan, keamanan ibu kota bukan semata-mata tugas kepolisian. Komunitas, kelompok suporter, dan masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang nyaman sekaligus menjaga energi positif yang sudah tumbuh.

    “Menjaga Jakarta adalah tanggung jawab kita semua. Mari rawat kebersamaan ini dan tunjukkan bahwa kecintaan kepada Persija dapat diwujudkan dengan sportivitas, ketertiban, serta semangat untuk bersama-sama menjaga Jakarta,” kata Komjen Asep.

    Ia berharap semangat tersebut hadir dalam setiap laga Persija. Dukungan kepada klub, menurutnya, akan semakin bermakna ketika disertai kedewasaan, kepedulian terhadap sesama, dan sikap yang tidak merugikan komunitas.

    Ketua Umum The Jakmania Aditya menyambut positif hubungan yang terjalin dengan Polda Metro Jaya. Menurutnya, ruang kolaborasi dapat diperluas, tidak hanya berkaitan dengan sepak bola, tetapi juga melalui kegiatan sosial dan program positif bagi masyarakat.

    “Ke depan kita akan terus berjalan bersama dan membanggakan warga Jakarta. Kolaborasi tidak hanya dalam pertandingan, tetapi juga melalui kegiatan positif yang semakin merekatkan hubungan Polda Metro Jaya dan The Jakmania,” ujar Aditya.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, kemitraan dengan komunitas suporter menjadi salah satu kekuatan dalam membangun keamanan dari lingkungan masyarakat sendiri. Menurut Kombes Budi, kedekatan hingga tingkat kewilayahan diharapkan membuka ruang komunikasi lebih dini sehingga berbagai persoalan dapat dicegah dan diselesaikan dengan semangat kebersamaan.

    Tasyakuran tersebut menegaskan bahwa hubungan Polda Metro Jaya dan The Jakmania tidak berhenti pada satu pertandingan.

    Sportivitas, kepedulian, dan budaya saling menjaga diharapkan terus tumbuh menjadi energi bersama dalam Jaga Jakarta.

    pakar seo polri , pakar seo , pakar seo indonesia , pakar seo terbaik

     

  • Kapolda Sumsel Ajak Personel Jadikan Kebersihan Budaya Bersama

    Gerakan Asri Polda Sumsel: Kapolda Sumsel Ajak Personel Jadikan Kebersihan Budaya Bersama

    Gerakan Asri Polda Sumsel: Kapolda Ajak Personel Jadikan Kebersihan Budaya Bersama

    Kapolda Sumsel Turun Langsung, Gerakan Asri Bersihkan Komplek Pakri Palembang–

     

    Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) menggelar Gerakan Asri.

    Gerakan ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.

    Gerakan ASRI tersebut berlangsung di Komplek Pakri, Palembang, Selasa (22 September 2026).

    Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. memimpin langsung kegiatan yang diikuti personel Polda Sumsel.

    Dalam aksi tersebut, Kapolda bersama anggota turun ke lapangan untuk membersihkan sejumlah area sekaligus melakukan penataan lingkungan.

    Kegiatan dilakukan secara gotong royong dengan menyasar sampah dan sejumlah bagian kawasan yang membutuhkan penataan.

    Selain menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan nyaman, Gerakan Asri menjadi momentum untuk membangun kebiasaan menjaga kebersihan secara konsisten.

    Kapolda Sumsel mengatakan, kepedulian terhadap lingkungan perlu diwujudkan melalui tindakan nyata dan tidak hanya menjadi tanggung jawab pihak tertentu.

    “Gerakan Asri ini merupakan bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan. Menjaga kebersihan bukan hanya tugas satu pihak, tetapi tanggung jawab bersama. Kita ingin menumbuhkan kebiasaan untuk peduli dan menjaga lingkungan mulai dari sekitar kita sendiri,” ujar Kapolda Sumsel.

    Menurut Kapolda Sandi Nugroho, lingkungan yang tertata dan bersih dapat memberikan rasa nyaman sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang lebih sehat bagi masyarakat.

    Karena itu, Polri dinilai perlu mengambil bagian dalam mendorong kesadaran masyarakat melalui kegiatan yang memiliki manfaat langsung.

    “Polri harus hadir dengan memberikan manfaat. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin membangun semangat gotong royong sekaligus memberikan contoh bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari langkah sederhana yang dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan,” tambahnya.

    Gerakan Asri juga menjadi bagian dari kegiatan kemasyarakatan yang dilakukan personel kepolisian di luar tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban.

    Keterlibatan anggota dalam aksi lingkungan diharapkan dapat memperkuat interaksi positif dengan masyarakat sekaligus mendorong partisipasi dalam menjaga kebersihan kawasan.

    Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. mengatakan, Gerakan Asri membawa pesan mengenai pentingnya kebersamaan dalam menjaga lingkungan.

    “Gerakan Asri tidak berhenti pada kegiatan bersih-bersih, tetapi juga menjadi ajakan kepada elemen masyarakat untuk membangun kesadaran bersama. Lingkungan yang bersih dan nyaman akan tercipta apabila kepedulian tersebut menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari,” kata Nandang.

    Ia menambahkan, Polda Sumsel terus mendorong berbagai kegiatan positif yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat serta memberikan manfaat bagi lingkungan.

    Melalui kegiatan tersebut, Polda Sumsel berharap semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kebersihan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

    Gerakan Asri diharapkan turut mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, nyaman, dan tertata di wilayah Sumatera Selatan.

  • Polda Metro Jaya Gagalkan Peredaran Narkoba di Jakbar, Sita 62,5 Kg Ganja

    Polda Metro Jaya Gagalkan Peredaran Narkoba di Jakbar, Sita 62,5 Kg Ganja


    Jakarta – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap kasus peredaran narkotika jenis ganja seberat 62,5 kilogram di wilayah Petamburan, Jakarta Barat (Jakbar). Polisi mengamankan dua pria dalam pengungkapan tersebut.
    Pengungkapan ini dilakukan oleh Ditresnarkoba Polda Metro Jaya sekitar pukul 11.30 WIB pada Kamis (17/9/2026). Dua pria yang diamankan berinisial PP (37) dan AA (62).

    “Keduanya ditangkap setelah polisi melakukan penyelidikan berdasarkan informasi masyarakat terkait dugaan aktivitas peredaran narkotika di kawasan Petamburan,” kata Kanit Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKBP Triyatno Pamungkas dalam keterangannya, Sabtu (19/9/2026).

    Dari hasil penggeledahan, Triyanto mengatakan petugas menemukan barang bukti berupa 59 bungkus ganja yang dikemas dalam kotak dan dilakban berwarna cokelat. Barang bukti tersebut disimpan di dalam tiga karung putih dengan total berat bruto mencapai 62.535 gram atau sekitar 62,5 kilogram.

    “Kami berhasil mengungkap peredaran tindak pidana narkotika jenis ganja seberat 62,5 kilogram di wilayah Petamburan, Jakarta Barat. Dan mengamankan 2 orang pria berinisial PP 37 tahun dan AA 63 tahun,” ujarnya.

    Selain ganja, polisi juga mengamankan tiga buah lakban cokelat, satu buah cutter, serta dua unit telepon seluler milik PP dan AA yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika. Kedua pelaku mengaku sudah melakukan transaksi sebanyak 5 kali.

    “Dari tangan pelaku, kami berhasil menyita dan mengamankan 3 karung putih yang di dalam nya terdapat total 59 pak yang dilakban cokelat dengan berat keseluruhan adalah 62.535 gram atau 62,5 kilogram narkotika jenis ganja serta 2 buah handphone yang dipergunakan untuk transaksi narkotika,” ujarnya.

    “Dari keterangan yang diberikan oleh para pelaku mengakui sudah 5 kali melakukan transaksi narkotika jenis ganja,” lanjutnya.

  • Polda Sumsel Raih Penghargaan Polda Terbaik Kompolnas Awards 2026

    Polda Sumsel Raih Penghargaan Polda Terbaik Kompolnas Awards 2026

     

    JAKARTA Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan membuktikan bahwa sinergi, dedikasi, dan kerja ikhlas mampu membawa institusi ke puncak prestasi. Mengedepankan kolaborasi lintas sektoral dan pelayanan yang berdampak nyata, Polda Sumsel sukses menyabet penghargaan bergengsi sebagai Polda Terbaik dalam ajang Kompolnas Awards 2026. Penghargaan tersebut dianugerahkan pada malam puncak apresiasi di Sari Pasifik Hotel, Jakarta, Kamis (17/9/2026).

    Kemenangan ini bukanlah sebuah kebetulan, melainkan buah dari kerja keras yang terukur dan berkesinambungan. Dalam proses penilaiannya, Polda Sumsel membuktikan keunggulannya melalui empat kata kunci utama, yakni validitas data, inovasi, dampak, dan keberlanjutan. Seluruh program strategis tersebut juga dipetakan secara komprehensif melalui kerangka 5P, yaitu People, Prosperity, Planet, Peace, dan Partnership.

    Menyikapi capaian membanggakan tersebut, Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menegaskan bahwa keberhasilan ini adalah kemenangan bersama. Mengedepankan filosofi kepemimpinan yang merakyat, ia menyadari bahwa polisi tidak dapat bekerja sendiri dan selalu membutuhkan kolaborasi yang kokoh dengan seluruh pemangku kepentingan.

    “Alhamdulillah, hari ini Polda Sumatera Selatan mendapatkan penghargaan dari Kompolnas Award. Ini merupakan kerja keras dari seluruh anggota, baik itu di Polda maupun di seluruh jajaran polres di wilayah Polda Sumatera Selatan. Semuanya menunjukkan bahwa dengan kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas, maka akan membawa hasil yang maksimal,” ujar Kapolda.

    Lebih lanjut, Jenderal Bintang Dua tersebut juga menyampaikan apresiasinya kepada masyarakat luas atas kepercayaan yang diberikan kepada Polri. “Ini semua karena kerja keras tersebut. Terima kasih atas semuanya, terima kasih atas dukungannya. Mudah-mudahan menjadi berkat dunia dan akhirat bagi kita semuanya. Terima kasih,” tambahnya.

    Menyambung pernyataan pimpinan, Kabidhumas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa penghargaan ini mencerminkan kuatnya komitmen institusi untuk terus bersinergi dengan seluruh elemen.

    “Sebagaimana yang ditekankan Bapak Kapolda, capaian ini murni merupakan hasil kerja keras, kerja cerdas, dan keikhlasan dari seluruh anggota beserta jajaran. Penghargaan ini menjadi energi tambahan bagi kami untuk terus memperkokoh kolaborasi dengan masyarakat, serta memastikan setiap inovasi pelayanan yang kita bangun benar-benar memberikan solusi nyata yang dirasakan langsung oleh warga,” tegas Kombes Pol. Nandang.

    Anugerah Polda Terbaik dalam Kompolnas Awards 2026 ini bukan sekadar piala pencapaian, melainkan amanah besar untuk terus merawat kepercayaan publik. Melalui kerja tim yang solid dan kolaborasi tanpa batas, Polda Sumsel berkomitmen untuk terus hadir, melayani, dan melindungi. Langkah ini sekaligus menjadi garansi nyata bahwa kepolisian akan selalu menjadi mitra sejati masyarakat dalam merawat harmoni, sejalan dengan semangat yang terus digelorakan: Nyago Bumi Sriwijaya, Aman Bae!

  • Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Raih Penghargaan atas Kiprah Menjaga Keamanan dan Ketahanan Energi

    Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Raih Penghargaan atas Kiprah Menjaga Keamanan dan Ketahanan Energi

    Kapolda Sumsel Raih Penghargaan atas Kiprah Menjaga Keamanan dan Ketahanan Energi

    JAKARTA, — Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. menerima penghargaan detikSumatera Awards 2026 dalam kategori Penjaga Keamanan dan Ketahanan Energi di Bumi Sriwijaya, Jumat (28/8/2026) malam.

     

    Penghargaan dalam Anugerah Figur Akselerator Kemajuan tersebut diterima langsung Kapolda Sumsel pada acara yang digelar di Grand Ballroom Trans Hotel Jakarta. Trofi penghargaan diserahkan Pemimpin Redaksi detikcom Ardhi Suryadhi.

     

    Penghargaan itu menjadi apresiasi terhadap kiprah Polda Sumsel dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus mendukung ketahanan energi di Sumatera Selatan melalui pengamanan, kolaborasi lintas sektor, serta berbagai program yang melibatkan masyarakat.

     

    Kapolda Sumsel menyampaikan apresiasi kepada detik.com dan seluruh pihak yang memberikan penghargaan tersebut kepada Polda Sumatera Selatan.

     

    “Suatu kehormatan dan kebanggaan bahwa Polda Sumatera Selatan bisa ikut memberikan kiprah dalam rangka ketahanan energi di Sumatera Selatan, khususnya melaksanakan program Bapak Presiden untuk swasembada energi, meningkatkan lifting minyak yang ada di Sumatera Selatan, dengan mengoptimalkan seluruh potensi sumur minyak rakyat yang ada di Sumatera Selatan,” ujar Irjen Pol. Sandi Nugroho.

     

    Menurut Kapolda, upaya tersebut diharapkan tidak hanya mendukung ketahanan energi nasional, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Sumatera Selatan.

     

    “Mudah-mudahan ini bisa membawa kemanfaatan bagi masyarakat Sumatera Selatan, bisa meningkatkan perekonomian, kesejahteraan, serta menjadikan pemerintah dan masyarakat semakin solid dan semakin kuat untuk bisa melaksanakan pembangunan-pembangunan lainnya, sehingga Sumatera Selatan menjadi lebih baik lagi,” katanya.

     

    Di sisi lain, Polda Sumsel terus memperkuat pemeliharaan Kamtibmas melalui pendekatan kepolisian yang humanis dan berbasis kemitraan masyarakat. Sejumlah program yang dijalankan antara lain SAROMA (Sambang Ronda Malam), SULING (Subuh Keliling), Jumat Curhat dan Kedai DEKAT, serta penguatan sistem pengamanan swakarsa melalui Satkamling.

     

    Kemitraan dengan masyarakat juga dikembangkan melalui keterlibatan komunitas ojek online sebagai mitra strategis kepolisian. Melalui Kedai ADO Presisi, Kedai Kamtibmas hingga gerakan Nyago Bumi Sriwijaya, komunitas ojol dirangkul untuk ikut menjaga keamanan, keselamatan berlalu lintas, serta memberikan informasi cepat terkait potensi gangguan Kamtibmas di lapangan.

     

    Pendekatan tersebut sejalan dengan semangat kolaborasi yang terus digaungkan Kapolda Sumsel. Menurutnya, keamanan tidak dapat dibangun kepolisian sendiri, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

     

    “Kita tidak membutuhkan seorang pahlawan tunggal Superman seperti yang ada di televisi, melainkan membutuhkan sebuah Super Team yang dibangun dari seluruh komponen yang ada. Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama, sehingga hanya melalui kolaborasi dan kepedulian seluruh elemen masyarakat kita mampu menciptakan situasi yang aman,” tegas Kapolda.

     

    Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. mengatakan penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Polda Sumsel untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat sekaligus memperkuat dukungan terhadap program strategis pemerintah.

     

    “Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran Polda Sumsel untuk terus menjaga Kamtibmas yang kondusif, memperkuat kolaborasi dengan masyarakat dan stakeholder, serta mendukung kebijakan pemerintah dalam menjaga ketahanan energi agar manfaatnya dapat dirasakan sebesar-besarnya oleh masyarakat,” ujarnya.

     

    detikSumatera Awards 2026 digagas oleh detikSumut dan detikSumbagsel sebagai regional detikcom di Pulau Sumatera. Ajang tersebut memberikan apresiasi kepada tokoh, institusi pemerintah, BUMD hingga korporasi yang dinilai memiliki kontribusi nyata bagi pembangunan dan kemajuan Sumatera melalui sejumlah kategori penghargaan.

     

    Penghargaan Penjaga Keamanan dan Ketahanan Energi di Bumi Sriwijaya menjadi dorongan bagi Polda Sumsel untuk terus memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah, dunia usaha dan masyarakat. Dengan stabilitas Kamtibmas yang terjaga serta pengelolaan potensi energi yang memberikan manfaat bagi masyarakat, Polda Sumsel terus berkontribusi mewujudkan Sumatera Selatan yang aman, maju dan sejahtera.

  • Kapolda Metro Jaya Kunjungi RS Polri Jenguk Anggota Polri Yang Terluka Saat Bertugas

    Kapolda Metro Jaya Kunjungi RS Polri Jenguk Anggota Polri Yang Terluka Saat Bertugas

    Jakarta -Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri bersama Wakapolda Metro Jaya Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono menjenguk tiga personel yang sedang menjalani perawatan di RS Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri, Kamis (17/09/2026).

    Ketiga personel tersebut mengalami cedera saat menjalankan tugas. Mereka yakni Ipda Rizal Zulkarnain dari Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, serta Bripda Aditya Ilyas Nurfauzan dan Bripda Alvin Indra Yudiana dari Satsamapta Polres Metro Jakarta Utara.

    Ipda Rizal mengalami luka tembak pada paha kanan ketika menangani tersangka kasus narkotika yang berupaya merebut senjatanya. Setelah mendapat penanganan awal, Rizal kemudian dirujuk ke RS Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

    Sementara itu, Bripda Aditya dan Bripda Alvin mengalami kecelakaan saat melaksanakan patroli keamanan wilayah. Keduanya mengalami cedera pada bagian kaki serta luka di tangan dan masih menjalani perawatan medis.

    Dalam kunjungan tersebut, Kapolda Metro Jaya berbincang langsung dengan ketiga personel. Asep juga memberikan dukungan dan semangat kepada mereka agar tetap fokus menjalani proses pemulihan.

    “Fokuslah pada pemulihan dan ikuti semua anjuran tim medis. Kami semua mendoakan serta menunggu rekan-rekan pulih sehat dan bertugas kembali melayani masyarakat,” tuturnya.

    Kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian pimpinan Polda Metro Jaya terhadap personel yang mengalami cedera saat menjalankan tugas sekaligus memberikan dukungan moril selama menjalani proses pemulihan.

  • Kapolda Metro Jaya Kunjungi RS Polri Jenguk Anggota Polri Yang Terluka Saat Bertugas

    Kapolda Metro Jaya Kunjungi RS Polri Jenguk Anggota Polri Yang Terluka Saat Bertugas

    Jakarta -Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri bersama Wakapolda Metro Jaya Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono menjenguk tiga personel yang sedang menjalani perawatan di RS Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri, Kamis (17/09/2026).

    Ketiga personel tersebut mengalami cedera saat menjalankan tugas. Mereka yakni Ipda Rizal Zulkarnain dari Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, serta Bripda Aditya Ilyas Nurfauzan dan Bripda Alvin Indra Yudiana dari Satsamapta Polres Metro Jakarta Utara.

    Ipda Rizal mengalami luka tembak pada paha kanan ketika menangani tersangka kasus narkotika yang berupaya merebut senjatanya. Setelah mendapat penanganan awal, Rizal kemudian dirujuk ke RS Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

    Sementara itu, Bripda Aditya dan Bripda Alvin mengalami kecelakaan saat melaksanakan patroli keamanan wilayah. Keduanya mengalami cedera pada bagian kaki serta luka di tangan dan masih menjalani perawatan medis.

    Dalam kunjungan tersebut, Kapolda Metro Jaya berbincang langsung dengan ketiga personel. Asep juga memberikan dukungan dan semangat kepada mereka agar tetap fokus menjalani proses pemulihan.

    “Fokuslah pada pemulihan dan ikuti semua anjuran tim medis. Kami semua mendoakan serta menunggu rekan-rekan pulih sehat dan bertugas kembali melayani masyarakat,” tuturnya.

    Kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian pimpinan Polda Metro Jaya terhadap personel yang mengalami cedera saat menjalankan tugas sekaligus memberikan dukungan moril selama menjalani proses pemulihan.

  • Kapolda Metro Jaya Besuk Tiga Anggota Polisi yang Cedera Saat Bertugas di RS Polri

    Kapolda Metro Jaya Besuk Tiga Polisi yang Cedera Saat Bertugas di RS Polri

    Jakarta -Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri bersama Wakapolda Metro Jaya Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono menjenguk tiga personel yang sedang menjalani perawatan di RS Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri, Kamis (17/09/2026).

    Ketiga personel tersebut mengalami cedera saat menjalankan tugas. Mereka yakni Ipda Rizal Zulkarnain dari Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, serta Bripda Aditya Ilyas Nurfauzan dan Bripda Alvin Indra Yudiana dari Satsamapta Polres Metro Jakarta Utara.

    Ipda Rizal mengalami luka tembak pada paha kanan ketika menangani tersangka kasus narkotika yang berupaya merebut senjatanya. Setelah mendapat penanganan awal, Rizal kemudian dirujuk ke RS Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

    Sementara itu, Bripda Aditya dan Bripda Alvin mengalami kecelakaan saat melaksanakan patroli keamanan wilayah. Keduanya mengalami cedera pada bagian kaki serta luka di tangan dan masih menjalani perawatan medis.

    Dalam kunjungan tersebut, Kapolda Metro Jaya berbincang langsung dengan ketiga personel. Asep juga memberikan dukungan dan semangat kepada mereka agar tetap fokus menjalani proses pemulihan.

    “Fokuslah pada pemulihan dan ikuti semua anjuran tim medis. Kami semua mendoakan serta menunggu rekan-rekan pulih sehat dan bertugas kembali melayani masyarakat,” tuturnya.

    Kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian pimpinan Polda Metro Jaya terhadap personel yang mengalami cedera saat menjalankan tugas sekaligus memberikan dukungan moril selama menjalani proses pemulihan.